mediahusadabontang

Just another WordPress.com weblog

Desain kaos, tanpa disain apapun

Aturan baku pertama yang harus dipatuhi oleh semua yang mendapat jatah pembagian gratis, yakni “Terimalah dan tak perlu menggerutu!”. “Selama gerutuan tak berat diongkos, dan gratis, maka sebaiknya menggerutulah”, itu aturan baku yang kedua. Dengan menggunakan aturan baku yang kedua itulah, maka ‘wacana gerutuan’ ini pun ditulis. Gerutuan itu dimulai ceritanya pada baju kaos yang diterima petugas sekret dan tim medis/paramedis. Desain baju terburuk pada baju kaos gratis dipakai oleh petugas sekret dan tim medis/paramedis. Selain tanpa disain, kualitas kaos juga yang sangat rendah. Petugas sekret menerima baju berwarna hijau tua, sedangkan tim medis/paramedis mendapat kaos warna merah. Kaos itu sepertinya didisain tanpa ‘disain apapun’.

Memang semua yang gratis, harus seperti itu yakni selalu tanpa disain. Bukankah disain selalu punya harga, padahal yang hendak dibagikan hanya gratisan! Jadi untuk apa didisain? Dengan sebuah sablon buram bergambar logo PON XVII di bagian kantong, maka makin lengkaplah disain ‘tanpa disain’ itu. Baju gratis tersebut, tak diterima oleh setiap orang di sekret. Satu-satunya bagian yang berharga dari kaos itu, karena tak semua orang di sekret memilikinya. Kaos gratis itu diproduksi dengan budjet yang minim, sehingga jumlahnya tak mencukupi dan berkualitas rendah.

September 13, 2008 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.